STOKIST NASA AG- 3046 Info Pemesanan Atau Daftar Member NASA Hubungi Rindra NASA Telf/ SMS / WA : 0823-3402-0868+62-855-7484-4543

CARA BUDIDAYA IKAN BANDENG BIAR CEPAT BESAR

Kami adalah Distributor Resmi PT Natural Nusantara (NASA) dengan ID Member N-427271 atas nama BUDIANTO. Dan Pupuk Organik Nasa adalah sebagai produk best seller dari PT Natural Nusantara. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Panduan Cara Budidaya Bandeng Lengkap dari Awal Sampai Panen.

Kami juga melayani pendaftaran Distributor untuk yang berniat gabung dalam pemasaran Produk Organik Nasa.

Kami melayani pemesanan ke seluruh Indonesia dan mancanegara. Percayakan pembelian Pupuk Nasa kepada kami, dan kami menjamin produk yang anda pesan 100% sampai pada alamat pemesan/tujuan. Kami Sangat mengutamakan pelayanan, kredibilitas dan reputasi. Kepercayaan anda adalah kehormatan sekaligus amanat bagi kami.


Panduan Cara Budidaya Bandeng Lengkap dari Awal Sampai Panen
Untuk Pemesanan Hubungi :
Distributor Resmi PT Natural Nusantara. Kode N-427271.
BUDIANTO / RINDRA.
Call Wa : 085 23212 8980 atau +62855 7484 4543
Facebook :https://www.facebook.com/Budianto79Nasa
Email : budianto79nasa@gmail.com

1 . Pendahuluan
Ikan bandeng merupakan adalah satu jenis ikan penghasil protein hewani yang tinggi. Usaha intensifikasi budidaya perlu dilakukan karena rendahnya produktivitas bandeng dengan budidaya tradisional. Peningkatan sistem budidaya juga harus diikuti dengan penggunaan teknologi baru. PT. NATURAL NUSANTARA memberikan teknologi yang diperlukan dengan prinsip K-3 (Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian).
II. Sifat Biologis
Bandeng termasuk golongan ikan herbivora, yaitu bangsa ikan yang mengkonsumsi tumbuhan. Mampu mencapai berat rata-rata 0,6 kg pada usia 5-6 bulan dengan pemeliharaan yang intensif.

III. Penyediaan Benih
Usaha penyediaan benih (nener) secara kontinyu dengan mutu yang baik dilakukan dengan sistem pembenihan yang intensif pada kolam-kolam khusus, yaitu kolam pematangan induk, pemijahan, peneneran dan kolam pembesaran. Dalam pembenihan bandeng langkah yang dilakukan adalah:

1. Pemilihan induk yang unggul. Induk yang unggul akan menurunkan sifat-sifatnya kepada keturunannya, Ciri-cirinya:
  • bentuk normal, perbandingan panjang dan berat ideal.
  • ukuran kepala relatif kecil, diantara satu peranakan pertumbuhannya paling cepat.
  • susunan sisik teratur, licin, mengkilat, tidak ada luka.
  • gerakan lincah dan normal
  • umur antara 4-5 tahun

2. Merangsang Pemijahan. 
Kematangan gonad dapat dipercepat dengan penggunaan hormone LHRH (Letuizing Hormon Releasing Hormon). 
Panduan Cara Budidaya Bandeng Lengkap dari Awal Sampai Panen
3.Memijahkan. 
Pemijahan adalah pencampuran induk jantan dan betina yang telah matang sel sperma dan sel telurnya agar terjadi pengeluaran (ejakulasi) kedua sel tersebut. Setelah berada di air,  sel sperma akan membuahi sel telur karena sistem pembuahan ikan terjadi di luar tubuh. Pemijahan dilakukan pada kolam khusus pemijahan

4. Penetasan. 
Telur yang mengapung dikolam pemijahan menetas setelah 24-26 jam dari awal pemijahan. Telur yang telah menetas akan menjadi larva yang masih mempunyai cadangan makanan dari kuning telur induk,sehingga belum perlu diberi pakan hingga umur 2hari.

5. Merawat benih. 
Setelah berumur 9 hari larva dipindahkan ke kolam pemeliharaan nener. Di kolam ini larva diberi pakan alami berupa plankton. Penumbuhan plankton dilakukan dengan pemupukan dan pengapuran. Pemupukan yang terdapat dengan pupuk TON (TAMBAK ORGANIK NUSANTARA) yang mengandung berbagai unsur mineral penting untuk pertumbuhan plankton, diantaranya N,P,K,Mg, Ca, Mg, S, C1 dan lain-lain, juga dilengkapi  dengan asam humat dan vulvat yang mampu memperbaiki tekstur dan meningkatkan kesuburan tanah dasar kolam dengan dosis 5 botol TON/ha atau 25gr (2 sendok makan)/100m2 pada tiap pemasukan air. 
Waktu peneneran 8 minggu. Pakan yang diberikan berupa tepung dengan kadar protein 30%. Untuk menambah nutrisi pakan pencampuran pakan dengan NASA dengan dosis 2-5/kg pakan sangat diperlukan, karena NASA mengandung unsur-unsur mineral penting yaitu N,P,K,Mg,Fe,Ca,S dan lain-lain, vitamin, protein dan lemak untuk meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan nener.

VI. Pembesaran
Setelah dipelihara di kolam peneneran selama 8 minggu, bandeng dipindahkan ke kolam pembesaran.Teknis pembesaran bandeng meliputi beberapa hal, yaitu:
   
1. Persiapan lahan.
 Tahap ini dilakukan sebelum pemasukan air. kegiatan yang dilakukan selama persiapan lahan adalah:
  • Pencangkulan dan pembalikan tanah. Bertujuan untuk membebaskan senyawa dan gas beracun sisa budidaya hasil dekomposisi bahan organik baik dari pakan maupun dari kotoran. Selain itu dengan menjadi gemburnya tanah, aerasi akan berjalan dengan baik sehingga kesuburan lahan akan meningkatkan.
  • Pengapuran. Selama budidaya, ikan memerlukan kondisi keasaman yang stabil yaitu pada pH7-8. Untuk mengembalikan keasaman tanah pada kondisi tersebut, dilakukan pengapuran karena penimbunan dan pembusukan bahan organik selama budidaya sebelumnya menurunkan pH tanah. Pengapuran juga menyebabkan bakteri dan jamur pembawa penyakit mati karena sulit dapat hidup dapat hidup pada pH tersebut. Pengapuran dengan kapur tohor, dolomit atau zeolit dengan dosis 1 TON/ha atau 10kg/100m2.
  • Pemupukan. Fungsi utama pemupukan adalah memberikan unsur hara yang diperlukan bagi pertumbuhan pakan alami, memperbaiki struktur tanah dan menghambat peresapan air pada tanah-tanah yang tidak kedap air (porous). Penggunaan TON untuk pemupukan tanah dasar kolam sangat tepat, karena TON yang mengandung unsur-unsur mineral penting, dan asam-asam organik utama memberikan bahan-bahan yang diperlukan untuk peningkatan kesuburan lahan dan pertumbuhan plankton. Dosis pemupukan TON adalah 5 botol/ha atau 25gr/100m2.
  • Pengelolaan air. setelah dilakukan pemupukan dengan TON, air dimasukkan hingga setinggi 10-20cm kemudian dibiarkan beberapa hari, untuk menumbuhkan bibit-bibit plankton. Air di masukkan hingga setinggi 80cm atau menyesuaikan dengan kedalaman kolam.
2. Pemindahan nener. 
Setelah plankton tumbuh (warna air hijau) dan kecerahan sedalam 30-40cm, nener di kolam peneneran dipindahkan kekolam pembesaran dengan hati-hati dengan adaptasi terhadap lingkungan yang baru.
Panduan Cara Budidaya Bandeng Lengkap dari Awal Sampai Panen
3. Pemberian Pakan. 
Sesuai dengan sifat bandeng yang termasuk hewan herbivora, maka ikan ini suka memakan tumbuh-tumbuhan yang ada di kolam. Tumbuhan yang disukai bandeng adalah lumut, ganggang dan klekap. Untuk mempercepat pertumbuhan, perlu pakan buatan pabrik, dengan  standar nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh optimal dengan kadar protein. minimal 25-28%.

Sebagai hewan herbivora, unsur tumbuhan dalam pakan memang sangat penting, Oleh karena itu, sebaiknya bahan baku unsur protein harus didominasi dari sumber tumbuhan atau nabati dari tepung kedelai atau bungkil kacang tanah. Sebagai acuan pemberian pakan adalah:
  • Jumlah pakan 5-7% dari berat badan.
  • Waktu pemberian 3-5kali sehari.

Penambahan NASA pada pakan buatan merupakan pilihan yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan tubuh bandeng. NASA mengandung akan mineral-mineral penting, protein, lemak dan vitamin akan menambah kandungan nutrisi pakan. Dosis pencampuran NASA dengan pakan buatan adalah 2-5cc/kg pakan dengan cara:
  1. Timbang pakan sesuai dengan kebutuhan bandeng.
  2. Basahi pakan dengan sedikit air agar pencampuran dengan NASA dapat merata.
  3. Campukan NASA sesuai jumlah pakan yang diberikan dengan dosis 2-5cc/kg pakan.

4. Pakan siap untuk diberikan.
Pemberian pakan dengan menyebabkan secara merata pada seluruh areal kolam, agar seluruh bandeng dapat pakan.

V. Pengendalian hama dan penyakit.
    Penyakit penting sering menyerang bandeng adalah:

  1. Pembusukan sirip, >> disebabkan oleh bakteri. Gejalanya sirip membusuk dari bagian tepi.
  2. Vibriososis. Disebabkan oleh bakteri Vibriososis sp, gejalanya nafsu makan turun, pembusukan sirip, dan bagian perut bengkak oleh cairan.
  3. Penyakit oleh Protozoa. >> Gejalanya nafsu makan hilang, mata buta, sisik terkelupas,insang rusak, banyak berlendir.
  4. Penyakit oleh cacing renik. >> Sering disebabkan oleh cacing Diploctanum yang menyerang bagian insang sehingga menjadi pucat dan berlendir.
  5. Penyakit dari bakteri, >> parasit dan jamur disebabkan lingkungan yang buruk, dan penurunan daya tahan tubuh ikan. Penurunan kualitas lingkungan disebabkan oleh tingginya timbunan bahan organik dan pencemaran lingkungan dari aliran sungai. Bahan organik dan kotoran akan membusuk dan menghasilkan gas-gas yang berbahaya. Ketahanan  tubuh ikan ditentukan konsumsi nutrisinya. Maka  cara pengendalian penyakit harus menitikberatkan pada kedua faktor tersebut. Untuk mengatasi penurunan kualitas lingkungan dapat dilakukan perlakuan TON dengan dosis 5 botol/ha atau 25gr (2 sendok makan)/100m2 yang mengandung unsur mineral dan asam-asam organik penting yang mampu menetralkan berbagai gas berbahaya hasil pembusukan kotoran dalam kolam dan unsur mineral akan menyuburkan plankton sebagai pakan alami. Untuk mencukupi kebutuhan nutrisi dalam jumlah yang ideal, perlu diberikan pakan dengan standar protein yang sesuai serta dengan penambahan/pencampuran NASA pada pakan buatan. NASA dengan kandungan mineral-mineral penting, vitamin, asam organik, protein dan lemak akan menambah dan melengkapi nutrisi pakan, sehingga ketahanan tubuh untuk hidup dan berkembang selalu tercukupi.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "CARA BUDIDAYA IKAN BANDENG BIAR CEPAT BESAR"

Posting Komentar