STOKIST NASA AG- 3046 Info Pemesanan Atau Daftar Member NASA Hubungi Rindra NASA Telf/ SMS / WA : 0823-3402-0868 Atau WA +62-855-7484-4543

Manajemen Penyimpanan Pakan Atau Bahan Pakan Yang Kurang Baik

Tantangan beternak ayam musim hujansalah satunya adalah pengendalian serangan penyakit pada ayam agar tidak menimbulkan angka kematian yang tinggi. Namun kadang peternak belum mengetahui hal-hal apa saja yang menyebabkan munculnya penyakit tersebut.

Dalam kesempatan ini , saya akan menyampaikan salah satu penyebabmunculnya penyakit di musim penghujan yaitu Manajemen Penyimpanan Pakan Atau Bahan Pakan Yang Kurang Baik di musim penghujan.
Manajemen Penyimpanan Pakan Atau Bahan Pakan Yang Kurang Baik
Musim hukan akan menyebabkan kelembaban udara menjadi lebih tinggi yang pada akhirnya bisa mempengaruhi suhu dan kelembaban gudang pakan dan kandang. Salah satu penyebab penyakit dalam ayam yang bisa muncul pada saat kelembaban di dalam gudang penyimpanan bahan pakan atau pakan menjadi rendah dan munculnya jamur Aspergilus sp. Jamur ini dapat mengkontaminasi bahan pakan atau pakan yang di simpan di dalam gudang yang akhirnya akan menyebabkan penyakit bila pakan kemudian di makan oleh ayam.

Penyakit yang di timbulkan oleh jamur Aspergiluus sp di sebut aspergillosis yaitu penyakit yang menyebabkan gangguan pernafasan pada ayam yang berpotensi menimbulkan kematian bila tidak segera di berikan tindakan.Oleh karena itu kita perlu mengambil langkah pencegah daripada mengobati sebagai upaya pengendalian penyakittersebut karena jamur ini dapat di jumpai di udara bebas, debu dari sekam / litte dan bahan - bahan pakan di dalam gudang serta tumbuh-tumbuhan yang sedang membusuk.
Manajemen Penyimpanan Pakan Atau Bahan Pakan Yang Kurang Baik
Beberapa prinsip Menejemen Penyimpanan Pakan yang baik adalah sebagai berikur :
1. Memeriksa setiap pakan atau bahan pakan yang akan masuk ke dalam gudang penyimpanan. Pastikan peternak melakukan pengecekan bila ada bahan pakan atau pakan yang mulai menjamur atau muncul jamur. Lakukan penolakan penerimaan pakan atau bahan pakan yang sudah terkontaminasi jamur.

2. Gunakan alas atau pallet dengan ketinggian 5 - 15 cm. Batas maksimum tumpukan adalah 3 pellet dengan masing-masing pallet terdiri dari 6 tumpukan karung pakan atau bahan pakan. Berikan jarak antara tumpukan karung lebuh 50cm agar sirkulasi udara lancar (Medoin 2013)

3. Mengatur suhu di dalam gudang penyimpananberkisar 30 - 40C dan kelembaban tidak lebih dari 70% (Toto 2011)

4. Dalam pengeola produk atau bahan pakan di dalam gudang menggunakan prinsip FIFO (First In First Out) dan FEFO (First Exspired First Out) yaitu maksutnya menggunakan pakan atau bahan pakan yang pertama kali masuk kedalam gudang untuk di beikan kepada ayam. Mengeluarkan bahan pakan atau pakan yang telah lewat masa kadaluarsa atau telah rusak dari gudang.

5. Melakukan pengecekan kontrol kwalitas pakan atau bahan pakan setiap 1 - 2 minggu sekali. Parameter yang di cek adalahkadar air pada bahan pakan agar tidak lebih dari 14% sehingga mampu menekan pertumbuhan jamur.
Manajemen Penyimpanan Pakan Atau Bahan Pakan Yang Kurang Baik
Sekali lagi kita tekankan untuk menyimpak pakan ternak ayam anda dengan baik dan jangan beikan pakan ternak yang kurang baik untuk ternak ayam karena bisa berakibat fatal.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal tambahkan Viterna, Poc Nasa dan Hormonik. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Manajemen Penyimpanan Pakan Atau Bahan Pakan Yang Kurang Baik"

Posting Komentar