STOKIST NASA AG- 3046 Info Pemesanan Atau Daftar Member NASA Hubungi Rindra NASA Telf/ SMS / WA : 0823-3402-0868+62-855-7484-4543

HAMA PENYAKIT TANAMAN PADI DAN CARA MENGATSINYA - JUAL OBAT NASA 082334020868

HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN PADI NASA

HAMA PENYAKIT TANAMAN PADI DAN CARA MENGATSINYA
HAMA TANAMAN PADI
1. Hama Putih ( Nyamphula depunctalis) 
Gejala : menyerang daun bibit , kerusakan berupa titik-titik yang memanjang sejajar tulang daun, ulat menggulung daun padi.
Pengendalian : 
- Pengaturan air yang baik, menggunakan bibit sehat, melepaskan musuh alami, menggunakan tabung daun
- Menyemprot menggunakan BVR atau Pestona

2. Padi Thrips (Thrips Oryzea)
Gejala : Daun menggulung dan berwarna kuning sampai kemerahan, pertumbuhan bibit terhambat, dan pada tanaman dewasa gabah tidak berisi
Pengendalian : gunkan BVR atau Pestona

3. Wereng Menyerang Batang Padi => wereng padi coklat (Nilamarvata lugens), wereng padi berpunggung putih (Sogatella furcifera) dan wereng menyerang daun padi : wereng padi hijau (Nephotettix apicalis dan N. impicticep). Merusak dengan cara mengisap cairan batang padi dan dapat menularkan virus.
Gejala : Tanaman padi menjadi kuning dan mengering, sekelompok tanaman seperti terbakar, tanaman yang tidak mengering menjadi kerdil.
Pengendalian : 
- Bertanam padi serempak, menggunakan varitas tahan wereng seperti IR 36, IR48, IR 64, Cimanuk, Progo dll. Membersihkan lingkungan, melepas musuh alami seperti laba-laba, kepiting dan kumbang lebah.
- melakukan penyemprotan menggunakan BVR

4. Walang Sangit (Leptocoriza Acuta) => menyerang buah padi yang masak susu
Gejala: Buah hampa dan berkwalitas rendah seperti berkerut berwarna coklat dan tidak enak, pada daun terdapat isapan dan bulir padi berbintik-bintik hitam.
Pengendalian : 
- Bertanam serempak, meningkatkan kebersihan, mengumpuklkan dan memusnahkan telur, melepaskan musuh alami sepeeti jangkrik , laba-laba.
- Penyemprotan BVR atau Pestona sejak awal tanam.

5. Kepik Hijau (Nezara Viridula) => menyerang batang dan buah padi
Gejala : Pada batang tanaman terdapat bekas tusukan, buah padi yang di serang memiliki noda bekas isapan dan pertumbuhan tanaman terganggu.
Pengendalian : 
- Mengumpulkan dan memisahkan telur-telurnya
- Penyemprotan BVR atau Pestona sejak awal tanam.

6. Penggerek Batang Padi => Terdiri atas Penggerek batang padi putih (Tryporhyza innotata), Kuning (T. incertulas), bergaris (Chilo supressalis) dan merah jambu (sesamia inferens). Menyerang batang dan pelapah daun.
Gejala : pucuk tanaman layu, kering berwarna kemerahan dan mudah untuk di cabut, daun mengering dan sulur batang kering. Kerusakan pada tanaman muda di sebabkan hama "sundep" dan pada tanaman bunting (pengisian biji) di sebabkan "beluk".
Pengendalian :
- Menggunakan varitas tahan, meniingkatkan kebersihan lingkungan, menggenangi sawah selama 15 hari setelah panen agar kepompong mati, membakar jerami
- Menggunakan BVR dan Pestona sejak awal tanam.

7. Hama Tikus (Rattus Argentiventer) => Menyerang batang muda (1 - 2 bulan) dan buah.
Gejala : Adanya tanaman padi yang roboh pada petak sawah dan pada serangan hebat di tengah petak tidak ada tanaman.
Pengendalian : Pergiliran tanaman, tanam serempak, sanitasi, gropyokan, melepas musuh alami seperti ulat dan burung hantu.

8. Burung => Penyerangan biasanya terjadi saat menjelang panen tiba, tangkai buah patah, biji berserakan, 
Pengendalian : Mengusir dengan bunyi-bunyian atau orang - orangan.
HAMA PENYAKIT TANAMAN PADI DAN CARA MENGATSINYA
PENYAKIT TANAMAN PADI
1) Penyakit Bercak Daun Coklat
Penyebab : Jamur Helmintosporium oryzae.
Gejala : Menyerang pelapah, malai, buah yang baru tumbuh dan bibit yang baru berkecambah. Biji bercak-bercak coklat tetapi tetap berisi, padi dewasa busuk kering. biji kecambah busuk dan kecambah mati.
Pengendalian :
- Merendan benih di air hangat + POC NASA
- Pemupukan berimbang
- Tanam padi tahan penyakit ini.

2) Penyakit Blast
Penyebab : Jamur Pyriculara oryzae.
Gejala : Menyerang daun, buku pada malai dan ujung tangkai malai. Daun, gelang buku, tangkai malai dan cabang di dekat pangkal malai membusuk. Pemasakan makanan terhambat dan butiran padi menjadi hampa.
Pengendalian :
- Membakar semua jerami, menggenangi sawah, menanam varitas unggul Sentani, Cimandiri IR - 46, pemberian pupuk N di saat pertengahan fase vegetatif dan fase pembentukan bulir.
- Pemberian GLIO pada saat pembentukan anakan.

3) Busuk Pelapah Daun
Penyebab : Jamur fusarium moniforme.
Gejala : Menyerang daun dan pelepah daun pada tanaman yang telah membentuk anakan. Menyebabkan jumlah dan mutu gabah menurun.
Pengendalian :
- Menanam padi tahan penyakit
- Pemberian GLIO pada saat pembentukan anakan

4) Penyakit Fusarium
Penyebab : Jamur fusarium moniliforme.
Gejala : Menyerang malai dan biji muda menjadi kecoklatan, daun terkulai, akar membusuk.
Pengendalian :
- Merenggangkan jarak tanam
- Mencelupkan benih + POC NASA dan di sebari GLIO di lahan.

5) Penyakit Kresek / Hawar Daun
Penyebab : Bakteri Xanthomonas campestria pv oryzae
Gejala : menyerang daun dan tidak tumbuh. Terdapat garis-garis di antara tulang daun, garis melepuh dan berisi cairan kehitam-hitaman, daun mengering dan mati.
Pengendalian :
- Menanam varitas tahan penyakit seperti IR - 36, IR - 46, Cisadane, Cipunegare, Menghindari luka mekanisme, sanitasi lingkungan
- Pengendalian di awal dengan GLIO

6) Penyakit Kerdil
Penyebab : Virus di tularkan oleh wereng coklat Nilaparvata lugens.
Gejala : Menyerang semua bagian tanaman, daun menjadi pendek, sempit, sempit, berwarna hijau, kekuning-kuningan, batang pendek, buku-buku pendek, anakan banyak tetapi kecil.
Pengendalian :
- Sulit di lakukan, usaha pencegahan dengan memusnahkan tanaman yang terserang
- Mengendalikan vaktor dengan BVR atau PESTONA

7) Penyakit Tungro
Penyebab : Virus yang di tularkan oleh wereng hijau Nephotettix impicticeps.
Gejala : menyerang semua bagian tanaman, pertumbuhan tanaman kuning sempurna, daun kuning hingga kecoklatan, jumlah tunas berkurang, pembungaan tertunda, malai kecil dan tidak berisi.
Pengendalian :
- Penanaman padi tahan wereng seperti kelara, IR-52, IR-36, IR-48, IR-54, IR-42
- Mengendalikan vektor virus dengan BVR
Catatan : Jika pengendalian Hama penyakit dengan menggunakan pestisida lamai bellum mengatasi dapat di pergunakan pestisida kimia yang di anjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan perekat AERO 180 dengan dosis 5ml (1/2 tutup) per tangki.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "HAMA PENYAKIT TANAMAN PADI DAN CARA MENGATSINYA - JUAL OBAT NASA 082334020868"

Posting Komentar