STOKIST NASA AG- 3046 Info Pemesanan Atau Daftar Member NASA Hubungi Rindra NASA Telf/ SMS / WA : 0823-3402-0868+62-855-7484-4543

TRIK DAN CARA BUDIDAYA TANAMAN KAKAO (THEOPROMA CACAO L) - 082334020868

BUDIDAYA COKLAT TEKNOLOGI NASA 

Kakao adalah komoditas perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi. Tanaman yang merupakan bahan baku cokelat ini dapat berbuah sepanjang tahun. Makanya, banyak petani kepincut membudidayakannya. Sebagai Tanaman dengan prospek yang cerah, Budidaya Kakao tidak terlepas mengalami beberapa kendala yakni tahun ke tahun dirasakan panen yang kurang menguntungkan hal ini disebabkan faktor tanah yang mengeras, hilangnya banyak unsur hara yang dibutuhkan tanaman kako, faktor penyakit yang menyerang tanaman serta faktor pemeliharaan yang tidak diawasi secara kontinyu sehingga banyak para petani yang kecewa dengan 
SYARAT TUMBUH => tanaman kakao adalah curah hujan yaitu 1.100 – 3.000 mm per tahun. Temperaturnya yaitu 30 0C ‐ 32 0C (maksimum) dan 18 0C ‐ 21 0C (minimum). Kakao tumbuh baik pada tanah dengan pH 6 – 7,5. Sedangkan lingkungan hidup tanaman kakao yakni hutan tropis yang pada pertumbuhannya memerlukan naungan untuk menghindari pencahayaan penuh.
PERSIAPAN LAHAN
  • Bersihkan lahan dari rumput, gulma dan alang-alang yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman kakao
  • Penanaman sayur merambat agar mencegah tumbuhnya kembali rumput dan alang
  • Setahun sebelum penanaman kakao, tanam pohon pelindung karena pohon kakao tidak boleh terkena langsung sinar matahari, seperti pohon albazia, lamtoro.
  • Dan jumlah pohon pelindung di usia pohon kakao yang kedua tahun harus dikurangi dengan 1 pohon pelindung untuk 3 pohon kakao.

PEMBIBITAN BUDIDAYA KAKAO
  • Bibit untuk pembenihan, diambil dari tanaman yang sehat dan telah cukup umur, diambil dari bagian tengah buah yang telah masak dan kualitas terbaik.
  • Benih harus dibersihkan dahulu dengan abu gosok agar tidak tersisa daging buah untuk masuk ke proses kecambah.
  • Benih harus segera dikecambah
  • Dengan menggunakan karung goni, benih yang telah dipilih disiram 3 kali sehari dalam suhu ruangan
  • Benih bisa dipakai jika dalam proses kecambah 2-3 hari, lebih dari 50% telah berkecambah.
  • Sediakan Polibag ukuran 30 x 20 cm (dengan tebal 0,8cm) dan tempat pembibitan.
  • Didalam polibag, diisi dengan campuran 1 : 1 antara tanah dan pupuk kandang yang telah matang.
  • Tambah 1 gram pupuk TSP / SP-36 di tiap polibag sebelum kecambah dimasukkan.
  • Jarak ideal antara tiap polibag 20 x 20 cm dengan lebar per baris 100 cm
  • Diusahakan kecambah tidak terkena banyak sinar matahari langsung. Sehingga tinggi naungan disesuaikan.
  • Pembersihan gulma jika diperlukan
  • Penyiraman dilakukan sebanyak 1 -2 kali / hari
  • Pemberian pupuk NPK dengan komposisi ( 2 : 1 : 2 ) takaran yang diberikan sesuai dengan umur benih jika berumur 1 bulan 1 gram/bibit, 2 bulan 2 gram/bibit dan selanjutnya. Pemberian NPK dilakukan dengan ditabur
  • Penggunaan POC NASA dengan cara larutkan 4 tutup botol POC NASA ke dalam 14 liter air ( 1 Tangki ) disemprotkan setiap 2 – 4 minggu sekali.
  • Mulai umur benih 3 bulan, atap naungan mulai dihilangkan sebanyak 50% sampai umur 4 bulan.
  • Pengamatan terhadap penyakit dan hama harus selalu dilakukan. hama yang biasanya mengganggu pembenihan antara lain : ulat punggung putih, ulat api, kepik daun, ulat jengkal. Gunakan BVR Pestisida Organik jika benih terserang hama dengan dosis 30 gr / tangki atau PESTONA dengan dosis 6-8 tutup /tangki semprot secukupnya di seluruh polibag ( 1 Tangki = 14 liter air ).
  • Jika terserang penyakit Jamur Cortisium dan Phytophora sebarkan Natural GLIO yang telah dicampur pupuk kandang selama lebih 1 minggu, ke tiap – tiap pohon.
PENANAMAN
Pengaturan tanam (pengajiran)
Ajir terbuat dari bambu dengan ketinggian 80 – 100 cm, pasang ajir pusat sebagai patokan pemasangan ajir selanjutnya. gunakan tali untuk meluruskan ajir sehinga dieroleh jarak tanam yang seragam.

Lubang Tanam
Buat ukuran lubang tanam dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm di akhir musim hujan, tambahkan pupuk kandang yang telah dicamur tanah dengan komposisi (1:1) plus pupuk TSP 1-5 gram per lubang.

Penanaman Bibit
Pohon pelindung pada saat bibit akan dipindahkan harus sudah tumbuh dengan baik dan berumur 1 tahun. Penanaman dengan menggunakan cara tumpang sari tidak perlu tanaman pelindung.

Pemindahan bibit ke lahan mengikut jenis kakao yang akan dibudidaya, untuk Kakao Lindak berumur 4-5 bulan dan Kakao Mulia berumur 6 bulan.

Waktu pemindahan tidak pada saat bibit kakao membentuk daun muda. Persiapan naungan harus sudah bagus dan saat hujan sudah cukup.
TRIK DAN CARA BUDIDAYA TANAMAN KAKAO (THEOPROMA CACAO L) - 082334020868
PEMELIHARAAN TANAMAN BUDIDAYA KAKAO
Penyiraman rutin dilakukan sebanyak 2 – 5 liter / pohon pagi dan sore setiap hari.

Pembuatan lubang pupuk dengan cara dikoak di sekitar pohon. Pupuk dimasukkan melalui lubang tersebut dan di tutup kembali.
Dengan dosis pupuk sebagai berikut :

Tabel Pemupukan Tanaman Coklat

Dosis POC NASA mulai awal tanam :

Untuk hasil yang maksimal, gunakan SUPERNASA dengan dosis 1 botol untuk 200 pohon 1-2 kali/tahun. Dengan cara SUPERNASA 1 botol dilarutkan bersama 2 liter air untuk dijadikan larutan induk. Ambil 10 ml larutan induk ditambah 1 liter air untuk penyiraman setiap pohon.

Untuk Tanaman yangsudah berbuah, gunakan pupuk khusus buah POWER NUTRITION terbuat dari unsur-unsur hara yang dibutuhkan tumbuhan untuk meningkatkan hasil pembuahan. POWER NUTRITION ditujukan khusus untuk merangsang pertumbuhan bunga dan peningkatan buah baik secara kuantitas dan kualitas.

Penggunaannya : Larutkan kedalam 5 – 10 liter air 3 sendok makan POWER NUTRITION dicampur 1/2 tutup botol AERO 810 untuk membantu penyerapan nutrisi dalam akar. Lalu siramkan disekeliling akar pohon. Proses ini dilakukan 3 bulan sekali.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "TRIK DAN CARA BUDIDAYA TANAMAN KAKAO (THEOPROMA CACAO L) - 082334020868"

Posting Komentar