STOKIST NASA AG- 3046 Info Pemesanan Atau Daftar Member NASA Hubungi Rindra NASA Telf/ SMS / WA : 0823-3402-0868+62-855-7484-4543

VITAMIN PENUJANG PENGGEMUKAN SAPI VITERNA POC NASA HORMONIK

                BUDIDAYA PENGGEMUKAN SAPI POTONG

I. Pendahuluan
       Usaha peternakan sapi potong mayoritas masih dengan pola tradisional dan skala usaha sambilan. Hal ini disebabkan oleh besarnya investasi jika dilakukan secara besar dan modern, dengan skala usaha kecilpun akan mendapatkan keuntungan yang baik jika dilakukan dengan prinsip budidaya modern. PT. NATURAL NUSANTARA dengan prinsip K-3 ( Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian ) membantu budidaya penggemukan sapi potong baik untuk skala usaha besar maupun kecil.
Perkenalkan kami adalah distributor resmi PT.Natural Nusantara atas Nama RINDRA HANDAYANI dengan kode ID N-393316 , Kontak kami di 0823 3402 0868. semoga artikel di bawah ini bermangaat bagi pembaca di manapun anda berada.
VITAMIN PENUJANG PENGGEMUKAN SAPI VITERNA POC NASA HORMONIK
II. Penggemukan
    Penggemukan sapi potong adalah pemeliharaan sapi dewasa dalam keadaan kurus untuk ditingkatkan berat badanya melalui pembesaran daging dalam waktu relatif singkat ( 3-5 bulan ). Beberapa hal yang berkaitan dengan usaha penggemukan sapi potong adalah :

1. Jenis-jenis Sapi Potong.
    Beberapa jenis sapi yang digunakan untuk bakalan dalam usaha penggemukan sapi potong di Indonesia adalah:
A. Sapi Bali
      Cirinya berwarna merah dengan warna putih pada kaki dari lutut kebawah dan pada pantat, punggungnya bergaris warna hitam ( garis belut ). Keunggulan sapi ini dapat beradaptasi dengan baik pada lingkunngan yang baru.

B. Sapi Ongole
      Cirinya berwarna putih dengan warna hitam dibeberapa bagian tubuh, bergelambir dan terpuruk, dan daya adaptasinya baik. Jenis ini telah disilangkan dengan sapi Madura, keturunannya disebut Peranakan Ongole (PO ) cirinya sama dengan sapi Ongole tetapi kemampuan produksinya lebih rendah.

C. Sapi Brahman
       Cirinya berwarna coklat hingga coklat tua, dengan warna putih pada bagian kepala. Daya pertumbuhannya cepat, sehingga menjadi primadona sapi potong di Indonesia.

D. Sapi Madura
      Mempunyai ciri berpunuk, berwarna kuning hingga merah bata, terkadang terdapat warna putih pada moncong, ekor, dan kaki bawah. Jenis sapi ini mempunyai daya pertambahan berat badan rendah.

E. Sapi Limousin
     Mempunyai ciri berwarna hitam bervariasi dengan warna merah bata dan putih, terdapat warna putih pada moncong kepalanya, tubuh berukuran besar dan mempunyai tingkat produksi yang baik.
VITAMIN PENUJANG PENGGEMUKAN SAPI VITERNA POC NASA HORMONIK
2. Pemilihan Bakalan.

Bakalan merupakan faktor yang penting, karena sangat menentukan hasil akhir usaha penggemukan. Pemilihan bakalan memerlukan ketelitian, kejelian dan pengalaman. Ciri-ciri bakalan yang baik adalah:
* Berumur diatas 2,5 tahun

* Jenis kelamin jantan

* Bentuk tubuh panjang, bulat dan lebar, panjang minimal 170 cm tinggi pundak minimal 135 cm, lingkar dada 133 cm.

* Tubuh kurus, tulang menonjol, tetapi tetap sehat ( kurus karena kurang pakan, bukan karena sakit)

* Pandangan mata bersinar cerah dan bulu halus

* Kotoran normal
VITAMIN PENUJANG PENGGEMUKAN SAPI VITERNA POC NASA HORMONIK
III. Tatalaksana Pemeliharaan.
     3.1. Perkadangan
     Secara umum, kandang memiliki dua tipe, yaitu individu dan kelompok. Pada kandang individu, setiap sapi menempati tempatnya sendiri berukuran 2,5x1,5 m. Tipe ini dapat memacu pertumbuhan lebih pesat, karena tidak terjadi kompetisi dalam mendapatkan pakan dan memiliki ruang gerak terbatas, sehingga energi yang diperoleh dari pakan digunakan untuk hidup pokok dan produksi daging tidak hilang karena banyak bergerak. Pada kandang kelompok, bakalan dalam satu periode penggemukan ditempatkan dalam satu kandang. satu ekor sapi memerlukan tempat yang lebih luas daripada kandang individu. Kelemahan tipe kandang ini yaitu terjadi kompetisi dalam memdapatkan pakan sehingga sapi yang lebih kuat cenderung cepat tumbuh daripada yang lemah, karena lebih banyak mendapatkan pakan.

   3.2. Pakan
   Berdasarkan kondisi fisiologis dan sistem pencernaannya, sapi digolongkan hewan ruminansia, karena pencernaannya melalui tiga proses, yaitu secara mekanis dalam mulut dengan bantuan air ludah ( saliva ), secara fermentatif dalam rumen dengan bantuan mikrobia rumen dan secara enzimatis setelah melewati rumen. Penelitian menunjukkan bahwa penggemukan dengan mengandalkan pakan berupa hijauan saja, kurang memberikan hasil yang optimal dan membutuhkan waktu yang lama. Salah satu cara mempercepat penggemukan adalah dengan pakan kombinasi antara hijauan dan

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "VITAMIN PENUJANG PENGGEMUKAN SAPI VITERNA POC NASA HORMONIK"

Posting Komentar